Tentang kami
- palopo art
- komunitas seni di kota palopo tanpa ada perbedaan status. kreatif dan berbudaya.
SOON on Januari 7th.......!!!!!!
Diposkan oleh
palopo art
on Sabtu, 03 Desember 2011
/
Comments: (0)
Arizal Abduh (iechal)
Diposkan oleh
palopo art
on Senin, 23 Agustus 2010
Label:
anak-anak palopo art
/
Comments: (0)
anak yang satu ini bisa dibilang anak paling cuek tapi cukup kritis dalam menghadapai hal-hal sulit. putra kesayangan Abduh & Hj. sabnan ini pada masa kecilnya senang memainkan permainan tradisi. "salupa juga namanya kak, tapi kalo dibugis itu dibilang main cukke". anak kelahiran sulawesi tengah ini awalnya mengenal kesenian pada saat duduk di bangku SMA. "loncat meki saja kak, soalnya masa SD dan SMP ku itu ndak ada ji yang terlalu berksaitan dengan seni kak, kecuali belajar main gitar yang bikin tanganku bengkak-bengkak."pada masa SMU itulah, masa dimana saya pertama kali akrab dengan kesenian. Musik, bagian kesenian yang membuatnya jatuh hati untuk berkesenian dengan lebih serius, bersama beberapa teman yang tergabung dalam sebuah kerlompok band, ia banyak mengeksplorasi berbagai ide-ide baru untuk dituangkan dalam musik mereka. "band pelajar di sekolahji kak, sempatki menjuarai festival pelajar di GOR se kota palopo tahun 2007"
bersama Ilham, anjas, dan sugeng, ia juga ikut dalam komposdisi kepengurusan sanggar seni kereta laju di SMU neg. 2 palopo yang bernama sanggar kereta laju, dan sempat mengetuai Divisi Musik.
2 tahun adalah waktu yang cukup dia kenyam dalam mengenal awal kesenian di SMU hingga ia melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Uiv. Muslim Indonesia Fakultas Ekonomi, tak menyurutkan niatnya untuk tetap mengkiprahkan diri di dunia kesenian, maka ia memutuskan bergabung dengan Sanggar Seni Palopo Art. "hmmm.... masuk di sanggar ini, adalah ingin mengembangkan bakat seni, dan ingin terus belajar dan belajar." sambil sibuk menggunting potongan sticker Organisasi perkumpulan Skateboardnya ia menambahkan bahwa kesenian yang ada di kota palopo masih banyak yang bisa digali dan terus dikembangkan tapi sayangnya para pelaku seni di kota palopo, terkesan cuek, dan selalu cepat puas setelah memberikan sebuah sumbangsih yang sebenarnya masih bisa terus digali.
Pengalaman Organisasi
Sanggar Seni Kereta Laju (smu neg. 2) Sanggar seni Opu Daeng Risadju
PALOPO ART KOTA PALOPO
Ardiansyah Said
Diposkan oleh
palopo art
Label:
anak-anak palopo art
/
Comments: (0)

Said pewali & Nurmiati tak pernah menyangka jika anaknya yang satu ini ternyata memendam keinginan besar dalam berkesenian. lahir pada tanggal 11 februari 1989, anak yang disapa shugenk oleh anak-anak PA ini pada masa kecilnya senang bermain kelereng "sasuka main kelereng karena baku tabrak-tabraknya, ketepatan dan kalo menang, kelerengnya bisa dijual lagi" tukas pria kelahiran palopo ini.
mengawali masa berkesenian sejak duduk di bangku SMA "awalnya main teaterka, dilatih ama kak Ainul dan kak Lala, saya serasa dapat dunia baru, bareng kelelawar, kami berkreasi " sambil menghisap batang rokoknya ia juga menuturkan bahwa di sana juga, ia mulai merasakan dunia Kesenian tradisi, khususnya musik. "dulu nama sanggar kami di sekolah bernama Kereta Laju (s2KL), SMA neg.2 Palopo"
melanjutkan aktifitas pendidikan perkuliahan doi UNM makassar Fakultas Ilmu pendidikan jurusan PGSD, tak menyurutkan semangatnya untuk tetap bereksistensi dalam berkesenian, bergabung dengan Sanggar Palopo Art kota Palopo, ia mempunyai sebuah niat besar untuk tetap berada di jalur berkesenian, sebagai dunia yang selalu membuatnya penasaran. "soal kesenian di palopo saya sich no comment, soalnya saya masih baru dalam hal mengenal, tp kedepannya kalo ditanya lagi, sy pasti sudah punya jawabannya, hehehehehehehehe......"
Pengalaman Organisasi:
Sanggar seni Kereta Laju Sanggar S2Opu Daeng Risadju
PALOPO ART KOTA PALOPO
salman Andi Bintang
Diposkan oleh
palopo art
on Sabtu, 21 Agustus 2010
Label:
anak-anak palopo art
/
Comments: (0)
lahir dari buah kasih Hajir Andi Mallawa dan evi andi kambau, salman, begitulah sapaan akrabnya, pria Kelahiran 06 januari 1988, ini semasa kecilnya hoby main kelereng, pelihara kelinci, dan anjing. "soalnya saya suka liat kalo mereka saling kejar-kejaran" tutur pria kelahiran asli Palopo.pernah ikut Pramuka semasa SD, memberinya pelajaran penting seperti bagaimana berprilaku yang baik, serta pemahaman baris-berbaris.
tak ada pengalaman berharga tentang kesenian yang ia dapatkan selama masa SMP dan SMA kecuali Basket yang telah menjadi olahraga kegemarannya.
lepas dari bangku SMU, barulah mengajarkan kepadanya sedikit demi sedikit tentang arti kesenian itu, "awalnya sepupu yang panggilka main gendang, awalnya agak kaku karna mungkin baru pertama megang gendang, tp krn udah biasa liat orang mainin gendang, makanya gak terlalu sulit mempelajarinya". terang pria yang lama berkecimpung di sanggar maddika BUA sebagai penabuh gendang.
sekarang dia mulai aktif bergabung dengan anak-anak di palopo art, "mau jeka lebih akrab dengan teman-teman di komunitas kesenian selain disanggar, nambah pengalaman dan nambah jam terbang di kesenian"
kegiatan kesenian di palopo sudah mulai jarang, utamanya tradisi, mungkin karen orang-orang yang sudah mulai kurang memperhatikan tradisi itu sendiri. "ada sich tapi cuman beberapa aja"
Pengalaman Berkesenian;
Sanggar maddika Bua sanggar madiika ponrang
Gudang IDE PALOPO ART KOTA PALOPO
